Buah Pinang

Pohon pinang (Areca catechu) adalah pohon tropis yang banyak dibudidayakan di daerah tropis India, Bangladesh, Jepang, Sri Lanka, China selatan, Hindia Timur, Filipina, dan sebagian Afrika. Pohon pinang memiliki batang yang lurus dengan ketinggian 15-20 meter dan diameter pohon sekitar 18 cm. Pinang lebih populer sebagai salah satu bahan utama untuk mengunyah sirih. pinang memiliki rasa pedas, pahit, manis, asin, dan astringent. Menurut kepercayaan piang dapat mengusir angin, membunuh cacing, menghilangkan dahak, menghilangkan bau mulut, memperindah mulut, dan dikatakan menyalakan gairah.

Telah dilaporkan bahwa ekstrak pinang memberikan sebuah efek antimikroba langsung terhadap bakteri mulut, termasuk Streptococcus mutans, Streptococcus salivarius, Candida albicans dan Fusiform nucleatum. Asam tanat yang terdapat pada pinang pada konsentrasi bervariasi 1,8-18 mg/ml menghambat pertumbuhan E. corrodens, prophyromonas gingivalis, C. rektus dannucleatum. Sedangkan proantosianidin mempunyai efek antibakteri, antivirus, antikarsinogenik, anti-inflamasi, anti-alergi, dan vasodilatasi.penelitian dalam bidang kedokteran gigi menunjukan efek positif mengunyah sisrih untuk kekuatan gigi.

Buah pinang belum memiliki dosis yang disepakati. Namun, perlu diingat bahwa sama seperti herbal lain bahwa walaupun buah pinang merupakan tanaman herbal dan alami. Buah pinang tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Buah pinang dapat dikonsumsi dengan cara dimakan langsung, dijus atau dibuat sirup. Selain itu, saat ini buah pinang sudah diekstrak dalam bentuk bubuk atau kapsul. Sedangkan untuk kesehatan gigi dan mulut dapat digunakan dengan menyirihnya. Namun, pertimbangkan pula efek samping dari menyirih.

kb.123sehat

No comments

herbal